Kita…Beda


Kita selalu berbeda dalam mengartikan monolog kopi hitam dan sayatan lembut melody blues. Aku..kamu..saling silang berseberangan di ujung jalan masing-masing. Tegak dengan pongah yang tak lagi mungkin ter-elak, membentangkan jurang ego yang menganga hitam dan dingin. Perbincangan terakhir telah lunas di perjamuan seremonial yang beku dan kaku. Sebisanya… dua pasang mata kita saling hindar untuk bertemu, dan melemparnya pada lembah-lembah kosong nan jauh. Sekuat tenaga kita genggam keyakinan yang kita anggap benar.. Ya…mungkin ini bukan tentang kamu yang salah..atau aku yang benar…

Kau bertahan dengan bijak dengan diksi yang tepat,

Sedang aku tak juga menemukan warna keselarasan atas jalan yang tertapaki bersama,

Dan aku masih begitu kesulitan untuk berbohong…

Bahwa..kita memang benar-benar berbeda…

Maaf…

 

2

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: